23.3 C
Solok
Tuesday, September 22, 2026

Berdiri Sejak 1872, Rumah Kelahiran Aman Datuk Majoindo di Solok Kini Terancam Lapuk

Di tengah permukiman masyarakat Kapalo Koto, Jorong Tiagan, Nagari Supayang, Kecamatan Payung Sekaki, Kabupaten Solok, berdiri sebuah rumah adat Minangkabau yang menyimpan perjalanan panjang sejarah.

Solok, BaNagari.id | Rumah gadang berarsitektur Labuah Gajah tersebut disebut telah berdiri sejak 1872. Namun, setelah lebih dari satu abad melewati berbagai zaman, kondisi bangunan kini semakin memprihatinkan. Sejumlah bagian kayu tampak mengalami pelapukan, sementara atap dan struktur bangunan juga membutuhkan perhatian serius.

Bukan sekadar bangunan tua, rumah gadang tersebut memiliki keterkaitan dengan sejarah Aman Datuk Majoindo, sastrawan Indonesia yang dikenal sebagai penulis novel Si Doel Anak Betawi. Aman Datuk Majoindo disebut lahir di rumah tersebut pada 1896.

Di balik dinding kayu yang mulai dimakan usia, tersimpan pula cerita mengenai perjalanan pendidikan agama, adat, hingga perjuangan masyarakat Minangkabau pada masa pemerintahan kolonial Belanda.

Pada masa lalu, rumah tersebut juga difungsikan sebagai surau. Di tempat inilah Aman Datuk Majoindo disebut pernah belajar mengaji dan menimba ilmu agama. Rumah itu juga menjadi salah satu tempat berkembangnya gagasan dan gerakan masyarakat setempat.

Pada 1939, dua saudara Aman Datuk Majoindo, yakni Taher Datuk Pangulu Bonsu dan Saidin Datuk Kayo, disebut aktif dalam perjuangan membebaskan para ninik mamak dan pucuak suku yang ditangkap serta dipenjarakan Belanda di Alahan Panjang.

Perjuangan tersebut berkaitan dengan upaya mempertahankan tanah ulayat Onderstrik Soepayang, yang pada masa itu mencakup wilayah Kapalo Koto di Koto Anau serta Ikua Koto Kabun Koto Baru Mundam, yang kini berada dalam wilayah Kabupaten Solok dan Sawahlunto Sijunjung.

Dari Rumah Sejarah Menjadi Ruang Belajar
Upaya mempertahankan fungsi rumah tersebut tidak berhenti pada nilai sejarahnya. Sejak 2010, pihak keluarga bersama masyarakat setempat memanfaatkannya sebagai tempat belajar-mengajar serta ruang berbagi pengetahuan mengenai adat istiadat.

Rumah gadang itu juga menjadi markas Sanggar Kesenian Pidato Adat (RGLG). Keberadaan sanggar membuat rumah tersebut tetap memiliki aktivitas dan menjadi ruang berkumpul bagi anak nagari untuk mempelajari serta mengembangkan kemampuan seni dan adat.

Di tempat itu pula berbagai gagasan dan aktivitas masyarakat bertemu, menjadikan rumah gadang bukan hanya sebagai peninggalan masa lalu, tetapi juga bagian dari kehidupan masyarakat hingga hari ini.

Sayangnya, keberlangsungan fungsi tersebut kini berhadapan dengan persoalan yang jauh lebih mendasar, kondisi fisik bangunan. Tanpa perbaikan dan revitalisasi, rumah gadang yang telah bertahan selama lebih dari 150 tahun tersebut dikhawatirkan tidak mampu bertahan lebih lama.

Keluarga Pernah Berupaya Renovasi
Cucu Aman Datuk Majoindo, Ilham Dt. Kayo, mengatakan pihak keluarga sebenarnya telah memiliki keinginan untuk memperbaiki bangunan secara mandiri. Namun, rencana tersebut tidak dapat berjalan maksimal karena kebutuhan biaya renovasi rumah gadang cukup besar.

Kondisi bangunan yang telah berusia lebih dari satu abad membuat perbaikan tidak cukup hanya dilakukan pada bagian tertentu. Struktur dan elemen bangunan membutuhkan penanganan yang lebih menyeluruh agar karakter serta nilai sejarahnya tetap terjaga.

“Kami atas nama sipangka berharap kepada pemerintah untuk berikan perhatian serius agar saksi sejarah ini tidak hilang dimakan masa,” ujar Ilham Dt. Kayo, kepada BaNagari.id, Sabtu (12/09/2026).

Harapan tersebut kini diarahkan kepada pemerintah daerah dan instansi terkait agar rumah gadang tersebut mendapat perhatian nyata. Bagi keluarga dan masyarakat setempat, persoalannya bukan semata memperbaiki sebuah bangunan tua.

Yang dipertaruhkan adalah jejak sejarah, kebudayaan dan ingatan kolektif masyarakat yang tersimpan di dalamnya. Rumah gadang tersebut menjadi saksi perjalanan sebuah keluarga, tempat pendidikan agama, ruang berkembangnya adat, sekaligus bagian dari cerita perjuangan masyarakat Minangkabau.

Jika kerusakan dibiarkan berlarut-larut, bukan tidak mungkin bangunan tersebut akhirnya hanya dapat dikenang melalui foto dan cerita dari generasi sebelumnya. Karena itu, masyarakat dan pengelola sanggar berharap pemerintah bersama pihak terkait dapat segera melakukan langkah penyelamatan, baik melalui kajian kondisi bangunan, pemeliharaan maupun program revitalisasi yang tetap mempertahankan keaslian arsitektur dan nilai sejarahnya. Sebab, ketika sebuah rumah gadang runtuh, yang hilang bukan hanya kayu, dinding dan atap. Bisa jadi, sebagian dari cerita sebuah nagari ikut terkubur bersamanya. (Jo)

âš 
Catatan Redaksi

Artikel ini disusun berdasarkan informasi, data, dokumen, dan/atau keterangan dari sumber yang tersedia saat berita diterbitkan. BaNagari.id berkomitmen menyajikan informasi secara akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pembaca atau pihak terkait dapat menggunakan hak jawab dan hak koreksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hot this week

Galodo Terjang Kompleks Kantor Bupati Solok, Akses Jalan Putus Total dan Empat Warga Terluka

Galodo dan banjir bandang menerjang Arosuka, Kab. Solok (21/9). Jalan Padang-Solok putus total, 3 gedung rusak, dan 4 warga terluka akibat terseret material.

Bundo Kanduang Supayang Diperkuat, Perempuan Jadi Benteng Adat dan Generasi Muda

Sosialisasi peningkatan peran Bundo Kanduang digelar di Nagari Supayang, Kabupaten Solok, memperkuat adat, budaya dan ketahanan generasi muda.

DPRD Kabupaten Solok Resmi Bentuk Pansus Optimalisasi PAD, Hafni Hafiz Soroti Kebocoran dan Digitalisasi

DPRD Kabupaten Solok resmi membentuk Pansus Optimalisasi PAD. Hafni Hafiz mendorong penutupan kebocoran pendapatan dan penguatan digitalisasi.

APBD Kabupaten Solok 2027 Direncanakan Rp1,178 Triliun

DPRD Kabupaten Solok menggelar paripurna Nota Penjelasan Ranperda APBD 2027. Pendapatan dan belanja daerah direncanakan Rp1,178 triliun.

Roni Akhyar Sutan Batuah Pimpin IPNT 2026-2029, Wabup Candra Dorong Pemuda Mengabdi untuk Nagari

Roni Akhyar Sutan Batuah resmi memimpin IPNT periode 2026-2029. Wabup Solok H. Candra mendorong pemuda Talang mengembangkan kreativitas dan usaha produktif.

Topics

Galodo Terjang Kompleks Kantor Bupati Solok, Akses Jalan Putus Total dan Empat Warga Terluka

Galodo dan banjir bandang menerjang Arosuka, Kab. Solok (21/9). Jalan Padang-Solok putus total, 3 gedung rusak, dan 4 warga terluka akibat terseret material.

Bundo Kanduang Supayang Diperkuat, Perempuan Jadi Benteng Adat dan Generasi Muda

Sosialisasi peningkatan peran Bundo Kanduang digelar di Nagari Supayang, Kabupaten Solok, memperkuat adat, budaya dan ketahanan generasi muda.

DPRD Kabupaten Solok Resmi Bentuk Pansus Optimalisasi PAD, Hafni Hafiz Soroti Kebocoran dan Digitalisasi

DPRD Kabupaten Solok resmi membentuk Pansus Optimalisasi PAD. Hafni Hafiz mendorong penutupan kebocoran pendapatan dan penguatan digitalisasi.

APBD Kabupaten Solok 2027 Direncanakan Rp1,178 Triliun

DPRD Kabupaten Solok menggelar paripurna Nota Penjelasan Ranperda APBD 2027. Pendapatan dan belanja daerah direncanakan Rp1,178 triliun.

Roni Akhyar Sutan Batuah Pimpin IPNT 2026-2029, Wabup Candra Dorong Pemuda Mengabdi untuk Nagari

Roni Akhyar Sutan Batuah resmi memimpin IPNT periode 2026-2029. Wabup Solok H. Candra mendorong pemuda Talang mengembangkan kreativitas dan usaha produktif.

52 Sasaran Silek Tradisi Tercatat di Kabupaten Solok, Warisan Budaya yang Masih Hidup di Nagari

Kabupaten Solok memiliki sedikitnya 52 sasaran silek tradisi yang tersebar di berbagai nagari, lengkap dengan aliran, guru tuo dan falsafah masing-masing.

Kebun Durian Taruko Siap Jadi Destinasi Wisata Agro Terbaru di Kabupaten Solok

Kebun Durian Taruko di Nagari Sirukam, Kabupaten Solok, mulai dikembangkan sebagai destinasi wisata agro dengan ratusan pohon durian premium.

Tiga Bulan Digembleng, 31 Pocil Polres Solok Siap Bawa Nama Solok di Lomba se-Sumbar

Sebanyak 31 Polisi Cilik binaan Satlantas Polres Solok siap tampil dalam lomba Polisi Cilik se-Sumatera Barat pada 16 September 2026.
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img

Share with