Delapan fraksi DPRD Kabupaten Solok menyampaikan pandangan umum terhadap Perubahan APBD 2026 dengan menyoroti PAD, serapan anggaran, TKD, SiLPA hingga pemulihan pascabencana.
Saham Pemkab Solok di Bank Nagari terdilusi hingga 2,36% karena stagnasi penyertaan modal sejak 2018. Namun, setoran dividen ke PAD justru tembus Rp9 Miliar.