Anggota Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Barat, Agus Syahdeman, S.E., secara resmi menutup Turnamen Sepak Bola Antar Klub se-Sumatera Barat yang digelar di Lapangan Harimau Data, Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sabtu (1/8/2026).
Solok, BaNagari.id | Penutupan turnamen dilakukan setelah laga final yang berlangsung dramatis antara Lavona FC melawan Galatama FC, yang berakhir dengan kemenangan Galatama FC dengan skor tipis 3-2.
Dalam sambutannya, Agus Syahdeman menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia pelaksana, peserta, wasit, official, sponsor, aparat kepolisian, serta masyarakat yang telah bersama-sama menyukseskan turnamen tersebut.
Menurutnya, kompetisi sepak bola seperti ini memiliki peran penting dalam pembinaan atlet muda sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan prestasi di bidang olahraga.
“Melihat antusiasme para pemain dari berbagai daerah di Sumatera Barat tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua. Sebagai wakil rakyat, saya merasa bersyukur karena kegiatan yang bersumber dari pokok-pokok pikiran saya dapat terlaksana dengan baik dan memberi manfaat bagi pembinaan olahraga,” ujar Agus Syahdeman.
Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumbar itu juga menegaskan komitmennya untuk menjadikan turnamen tersebut sebagai agenda berkelanjutan.
Ia menyatakan akan kembali mengusulkan alokasi anggaran melalui pokok-pokok pikirannya agar kompetisi serupa dapat kembali digelar pada tahun mendatang.
“Insyaallah akan saya usulkan kembali anggarannya pada tahun depan. Saya berharap dukungan seluruh masyarakat Sumatera Barat agar generasi muda memiliki ruang untuk berprestasi, menyalurkan bakat, serta terhindar dari pengaruh negatif pergaulan bebas,” katanya.
Selain itu, Agus Syahdeman mengajak seluruh klub peserta untuk terus menjaga silaturahmi serta membangun komunikasi yang baik antarpemain maupun manajemen tim demi kemajuan sepak bola di Sumatera Barat.
Final Berlangsung Dramatis
Partai puncak menyajikan pertandingan yang berlangsung sengit sejak menit pertama. Lavona FC yang tampil sebagai tuan rumah langsung memberikan tekanan kepada Galatama FC, namun tim tamu mampu memberikan perlawanan sehingga pertandingan berlangsung terbuka.
Kedua tim saling berbalas gol hingga skor imbang 2-2 menjelang berakhirnya babak kedua.
Saat pertandingan diperkirakan akan berlanjut ke adu penalti, Mofu berhasil mencetak gol kemenangan melalui sundulan kepala pada menit-menit akhir pertandingan. Gol tersebut memastikan Galatama FC unggul 3-2 sekaligus keluar sebagai juara Turnamen Sepak Bola Antar Klub se-Sumatera Barat.
Pada kesempatan itu, Agus Syahdeman turut menyerahkan medali kepada para pemain terbaik, sementara panitia juga memberikan penghargaan kepada tim-tim berprestasi.
Lavona FC Bangga Raih Runner-up
Pelatih Lavona FC, Okta Derit, mengaku tetap bersyukur atas perjuangan anak asuhnya yang mampu melaju hingga partai final meski akhirnya harus puas menjadi runner-up.
“Alhamdulillah, ini merupakan perjalanan luar biasa bagi Lavona FC. Kami mampu melewati tim-tim kuat hingga mencapai final. Walaupun belum berhasil menjadi juara, pengalaman ini menjadi modal yang sangat berharga untuk terus berkembang,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain, official, suporter, serta Presiden Klub Lavona FC yang telah membangun tim sebagai wadah pembinaan generasi muda di Nagari Talang.
“Ini bukan akhir perjalanan kami, tetapi menjadi langkah awal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang,” tuturnya.
Diharapkan Menjadi Agenda Tahunan
Tokoh sepak bola Kabupaten Solok, Yunas Bettwito Dt Alam Basa, turut mengapresiasi penyelenggaraan turnamen tersebut.
Menurutnya, kompetisi antarklub seperti ini merupakan wadah penting dalam pembinaan pemain muda sekaligus meningkatkan kualitas sepak bola di Sumatera Barat.
“Turnamen ini sangat positif bagi perkembangan sepak bola di Sumatera Barat, khususnya Kabupaten Solok. Saya mengapresiasi kepedulian Bapak Agus Syahdeman yang telah memfasilitasi terselenggaranya kompetisi ini. Melalui ajang seperti ini, para pemain memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi klub dalam melakukan pembinaan,” katanya.
Ia berharap turnamen tersebut dapat menjadi agenda tahunan sehingga semakin banyak bibit-bibit pesepak bola potensial lahir dari Sumatera Barat.
“Kami berharap kompetisi ini terus berlanjut setiap tahun. Dengan kompetisi yang berkesinambungan, pembinaan usia muda akan semakin terarah dan kualitas sepak bola Sumatera Barat akan semakin berkembang. Semoga ke depan lahir pemain-pemain yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan profesional,” pungkasnya. (Jo)


