19 atlet Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Sumatera Barat resmi diberangkatkan untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) IODI 2026 di Jakarta, Jumat (7/8/2026). Kejuaraan tersebut menjadi ajang penting bagi para atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus memenuhi syarat menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) dan seleksi Pekan Olahraga Wilayah (Porwil).
Padang, BaNagari.id | Pelepasan kontingen berlangsung dihadiri Ketua Pengprov IODI Sumbar Agus Syahdeman, Sekretaris Umum Tommy Rhomin Dharu, Bendahara Umum Novi, para pelatih, ofisial, serta seluruh atlet yang akan berlaga.
Dari KONI Sumatera Barat, pelepasan diwakili Wakil Sekretaris Umum II Rizki Syahputra, anggota Bidang Pembinaan Prestasi Jasman Herry, serta tim Humas Agusmanto.
Ketua Pengprov IODI Sumbar, Agus Syahdeman, mengatakan Kejurnas tahun ini memiliki arti strategis bagi perkembangan atlet dancesport Sumatera Barat. Selain menjadi arena persaingan nasional, keikutsertaan tersebut juga merupakan bagian dari tahapan yang harus dilalui sebelum tampil pada ajang PON.
“Sesuai regulasi IODI, atlet harus mengikuti Kejurnas sebanyak dua kali sebelum bisa diturunkan di PON. Target kita minimal membawa pulang tiga medali untuk persiapan PON mendatang,” ujar Agus.
Menurutnya, IODI secara nasional telah berdiri selama satu dekade. Sementara di Sumatera Barat, kepengurusan saat ini merupakan periode kedua, namun baru pada periode ini pembinaan berjalan lebih aktif dengan berbagai program pengembangan atlet.
Salah satu program yang akan dijalankan adalah goes to school, sebagai upaya memperkenalkan olahraga dancesport kepada kalangan pelajar sekaligus memperluas proses pembinaan atlet usia muda.
Agus mengakui, hingga kini pembiayaan organisasi masih cukup bergantung pada dana pokok pikiran (Pokir). Karena itu, pihaknya berharap dukungan yang lebih besar dari KONI Sumbar agar pembinaan atlet dapat berjalan lebih optimal.
“Kelebihan atlet IODI kita adalah semangat mandiri. Mereka mendapat dukungan penuh dari keluarga masing-masing. Saya melihat mereka sebagai mutiara terpendam yang memiliki potensi besar untuk mengharumkan nama Sumatera Barat,” katanya.
Sebagai bagian dari persiapan jangka panjang, Pengprov IODI Sumbar juga menargetkan menghadirkan pelatih berlisensi nasional maupun internasional pada tahun 2027 guna meningkatkan kualitas pembinaan dan mewujudkan target tiga medali pada PON mendatang.
“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat Sumatera Barat agar para atlet mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang prestasi dari Kejurnas,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Umum II KONI Sumbar, Rizki Syahputra, menyampaikan permohonan maaf dari Ketua KONI Sumbar yang tidak dapat hadir dalam acara pelepasan tersebut.
Meski demikian, ia menegaskan komitmen KONI Sumbar untuk terus memberikan dukungan terhadap pembinaan atlet IODI.
“KONI Sumbar memberikan dukungan penuh kepada IODI. Semoga para atlet mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan mengharumkan nama Sumatera Barat di tingkat nasional,” ujar Rizki. (Jo)



