Sunday, August 2, 2026
26.5 C
Solok

KPK Kecolongan? Orang Dalam Diduga Bocorkan Rahasia Perkara, Bupati Diperas Rp1,2 Miliar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan keterlibatan seorang staf administrasi lembaga dalam perkara pemerasan terhadap Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro.

Jakarta, BaNagari.id | Staf administrasi tersebut adalah Setya Budi Dias Oktavianto, anggota Polri yang diperbantukan di KPK. Ia diduga memberikan informasi terkait penanganan perkara kepada ayahnya, Lilik Budi Suprianto, yang kemudian memanfaatkan informasi tersebut untuk meyakinkan Bupati Pemalang bahwa perkara yang sedang diselidiki dapat diurus.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, menjelaskan bahwa Lilik yang berlatar belakang aktivis LSM diduga memperoleh akses informasi melalui anaknya yang bertugas di lingkungan KPK.

Informasi mengenai penyelidikan dugaan suap proyek dan jual beli jabatan di Kabupaten Pemalang kemudian digunakan sebagai dasar untuk meminta sejumlah uang kepada Bupati Anom. Dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK, penyidik mengamankan uang sebesar Rp1,2 miliar yang diduga berkaitan dengan praktik pemerasan tersebut.

Selain itu, penyidik juga menemukan indikasi bahwa Setya sebelumnya beberapa kali menerima aliran dana dari ayahnya. Dugaan tersebut masih terus didalami untuk mengetahui apakah berkaitan dengan tindak pidana lain.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan empat tersangka, yakni Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, orang kepercayaannya Mohamad Haris, Setya Budi Dias Oktavianto, dan Lilik Budi Suprianto.

Seluruh tersangka ditahan selama 20 hari pertama, mulai 30 Juli hingga 18 Agustus 2026, di Rumah Tahanan Cabang Gedung Merah Putih KPK.

Kasus ini mendorong KPK melakukan evaluasi terhadap sistem pengamanan informasi internal, termasuk pembatasan akses dokumen dan penguatan pengawasan terhadap distribusi informasi penanganan perkara guna mencegah kebocoran serupa di masa mendatang. (Joni O)

Sumber: Detik.com

Hot this week

Satresnarkoba Polres Solok Ringkus Sopir Diduga Bawa Sabu di Saok Laweh, Berawal dari Informasi Warga

Penangkapan dilakukan di pinggir jalan kawasan Jorong Jambu, Nagari Saok Laweh, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok

Polres Dharmasraya Tangkap Terduga Pelaku Kekerasan Seksual dan Pemerasan, Korban Diancam Sebar Video Pribadi

Tim gabungan Satreskrim Polres Dharmasraya berhasil mengamankan seorang pria berinisial IRS..

Istri Laporkan Suami ke Polresta Padang atas Dugaan Pemaksaan Hubungan Seksual

Polresta Padang tengah menangani laporan dugaan kekerasan seksual dalam lingkup rumah tangga..

Bupati Annisa Haru Saksikan 390 Siswa Ikuti MPLS Sekolah Rakyat Dharmasraya

Raut haru tak mampu disembunyikan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani saat menyaksikan ratusan siswa

Buka MPLS Sekolah Rakyat di Dharmasraya, Mahyeldi Tekankan Pendidikan sebagai Kunci Putus Kemiskinan

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang paling efektif

Topics

Satresnarkoba Polres Solok Ringkus Sopir Diduga Bawa Sabu di Saok Laweh, Berawal dari Informasi Warga

Penangkapan dilakukan di pinggir jalan kawasan Jorong Jambu, Nagari Saok Laweh, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok

Polres Dharmasraya Tangkap Terduga Pelaku Kekerasan Seksual dan Pemerasan, Korban Diancam Sebar Video Pribadi

Tim gabungan Satreskrim Polres Dharmasraya berhasil mengamankan seorang pria berinisial IRS..

Istri Laporkan Suami ke Polresta Padang atas Dugaan Pemaksaan Hubungan Seksual

Polresta Padang tengah menangani laporan dugaan kekerasan seksual dalam lingkup rumah tangga..

Bupati Annisa Haru Saksikan 390 Siswa Ikuti MPLS Sekolah Rakyat Dharmasraya

Raut haru tak mampu disembunyikan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani saat menyaksikan ratusan siswa

Buka MPLS Sekolah Rakyat di Dharmasraya, Mahyeldi Tekankan Pendidikan sebagai Kunci Putus Kemiskinan

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang paling efektif

Yayasan Fort De Kock Laporkan Wali Kota Bukittinggi ke KPK, Komnas HAM dan Ombudsman RI

Ketua Tim Kuasa Hukum Yayasan Fort De Kock, Guntur Abdurrahman, S.H., M.H., mengatakan laporan kepada KPK disertai permohonan agar..

Putusan MK Bikin Anggaran MBG Berpotensi Susut Rp220 Triliun, DPR Minta Pemerintah Segera Cari Solusi

Anggota Komisi IX DPR RI Zainul Munasichin menyebut, selama ini pembiayaan MBG masih sangat bergantung pada alokasi...

Golkar Nilai Tingginya Biaya Politik Jadi Akar Maraknya OTT Kepala Daerah

Pernyataan Sekjen Partai Golkar tersebut disampaikan sebagai tanggapan atas usulan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img

Share with