28 C
Solok
Wednesday, September 23, 2026

Kepemilikan Saham Pemkab Solok di Bank Nagari Terus Tergerus, Dividen Justru Tembus Rp9 Miliar

Nilai investasi permanen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok pada PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat (Bank Nagari) tercatat stagnan di angka Rp44.997.000.000,00 (Rp44,99 miliar). Dampak dari tidak adanya suntikan modal baru sejak tahun 2018 ini menyebabkan persentase kepemilikan saham daerah terus mengalami penurunan (dilusi) dari tahun ke tahun.

Arosuka, BaNagari.id | Meski persentase saham terus menyusut akibat agresivitas penambahan modal dari daerah lain di Sumatera Barat, kontribusi Bank Nagari terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Solok melalui setoran dividen justru menunjukkan tren lonjakan yang signifikan.

Berdasarkan penelusuran tim investigasi data BaNagari.id terhadap dokumen Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Solok dari tahun ke tahun, berikut bedah rekam jejak investasi daerah di bank milik pemerintah daerah tersebut.

Fenomena Dilusi Saham: Dari 2,67% Menjadi 2,36%
Pemkab Solok tercatat memiliki 44.997 lembar saham di Bank Nagari dengan nilai nominal Rp1.000.000,00 per lembar. Investasi ini telah dibangun secara bertahap sejak tahun 2001. Suntikan modal besar terakhir kali dialokasikan Pemkab Solok pada periode 2016–2017, masing-masing sebesar Rp5 miliar (2016) dan Rp4,99 miliar (2017) melalui pencairan SP2D.

Namun, sejak tahun 2018 hingga akhir tahun anggaran 2024, Pemkab Solok sama sekali tidak pernah lagi menambah penyertaan modal. Sementara di sisi lain, pemerintah daerah kabupaten/kota lain di Sumatera Barat terus menambah porsi modal mereka.

Kondisi tersebut secara otomatis menggerus porsi kepemilikan (shareholding) Pemkab Solok di Bank Nagari:

  • Tahun Buku 2019: Kepemilikan saham tercatat 2,66%.
  • Tahun Buku 2020: Kepemilikan saham tercatat 2,67%.
  • Tahun Buku 2021: Turun menjadi 2,57% (Hasil Rekonsiliasi BKD–Bank Nagari).
  • Tahun Buku 2022: Turun menjadi 2,55% (Risalah RUPS Nomor 23 Tanggal 26 April 2022).
  • Tahun Buku 2023: Turun menjadi 2,43% (Risalah RUPS Nomor 06 Tanggal 04 April 2023).
  • Tahun Buku 2024: Turun menjadi 2,36% (Risalah RUPS Nomor 02 Tanggal 02 April 2024).

Performa Dividen Juara: Menyumbang Rp9,04 Miliar ke Kas Daerah
Meskipun persentase kepemilikan saham mengalami penurunan, kinerja keuangan Bank Nagari yang positif membawa berkah tersendiri bagi pundi-pundi APBD Kabupaten Solok. Porsi pembagian laba bersih (dividen) yang disetorkan ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) sebagai Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan terus tumbuh positif.

Berikut adalah catatan penerimaan dividen Bank Nagari bagi Kabupaten Solok:

  • TA 2018: Rp6.044.383.899,00
  • TA 2019: Rp6.904.083.952,00
  • TA 2020: Rp7.210.424.094,00
  • TA 2021: Rp6.118.169.476,00 (sempat terkoreksi akibat dampak pandemi)
  • TA 2022: Rp7.498.055.611,00
  • TA 2023: Rp8.389.815.737,00
  • TA 2024: Rp9.048.840.764,00

Pada Laporan Keuangan 2024, penerimaan dividen Bank Nagari bahkan menjadi satu-satunya penyumbang utama pos Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan, mengingat BUMD/investasi daerah lainnya seperti PT Balairung Citra Jaya Sumbar tidak menyetorkan dividen pada tahun tersebut.

Dilema Pengambilan Kebijakan Investasi Daerah
Fenomena ini memunculkan diskursus menarik di kalangan pengamat kebijakan publik dan anggaran daerah. Di satu sisi, keputusan Pemkab Solok untuk menahan penambahan modal sejak 2018 membuat alokasi APBD dapat dialihkan untuk program pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar masyarakat.

Namun di sisi lain, dilusi kepemilikan saham yang terus berlanjut berpotensi memperkecil posisi tawar (bargaining position) serta rasio hak suara (voting rights) Pemkab Solok dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Nagari di masa depan.

Melihat peroleh dividen yang konsisten berada di atas return rata-rata investasi daerah, sebagian pihak mendorong Pemkab Solok dan DPRD untuk mempertimbangkan kembali skema penambahan penyertaan modal secara terukur guna menjaga porsi saham daerah agar tidak terus terperosok ke bawah angka 2 persen.

BaNagari.id akan terus mengawal perkembangan tata kelola keuangan dan aset daerah demi transparansi informasi bagi publik Kabupaten Solok. (Jo)

âš 
Catatan Redaksi

Artikel ini disusun berdasarkan informasi, data, dokumen, dan/atau keterangan dari sumber yang tersedia saat berita diterbitkan. BaNagari.id berkomitmen menyajikan informasi secara akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pembaca atau pihak terkait dapat menggunakan hak jawab dan hak koreksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hot this week

Banjir Bandang Solok: Mahyeldi Fokus Keselamatan Warga dan Pemulihan

Banjir bandang menerjang Batang Barus dan Koto Gaek Guguak, Kabupaten Solok. Gubernur Sumbar Mahyeldi meminta keselamatan warga dan percepatan pemulihan menjadi prioritas penanganan.

Galodo Terjang Kompleks Kantor Bupati Solok, Akses Jalan Putus Total dan Empat Warga Terluka

Galodo dan banjir bandang menerjang Arosuka, Kab. Solok (21/9). Jalan Padang-Solok putus total, 3 gedung rusak, dan 4 warga terluka akibat terseret material.

Bundo Kanduang Supayang Diperkuat, Perempuan Jadi Benteng Adat dan Generasi Muda

Sosialisasi peningkatan peran Bundo Kanduang digelar di Nagari Supayang, Kabupaten Solok, memperkuat adat, budaya dan ketahanan generasi muda.

DPRD Kabupaten Solok Resmi Bentuk Pansus Optimalisasi PAD, Hafni Hafiz Soroti Kebocoran dan Digitalisasi

DPRD Kabupaten Solok resmi membentuk Pansus Optimalisasi PAD. Hafni Hafiz mendorong penutupan kebocoran pendapatan dan penguatan digitalisasi.

APBD Kabupaten Solok 2027 Direncanakan Rp1,178 Triliun

DPRD Kabupaten Solok menggelar paripurna Nota Penjelasan Ranperda APBD 2027. Pendapatan dan belanja daerah direncanakan Rp1,178 triliun.

Topics

Banjir Bandang Solok: Mahyeldi Fokus Keselamatan Warga dan Pemulihan

Banjir bandang menerjang Batang Barus dan Koto Gaek Guguak, Kabupaten Solok. Gubernur Sumbar Mahyeldi meminta keselamatan warga dan percepatan pemulihan menjadi prioritas penanganan.

Galodo Terjang Kompleks Kantor Bupati Solok, Akses Jalan Putus Total dan Empat Warga Terluka

Galodo dan banjir bandang menerjang Arosuka, Kab. Solok (21/9). Jalan Padang-Solok putus total, 3 gedung rusak, dan 4 warga terluka akibat terseret material.

Bundo Kanduang Supayang Diperkuat, Perempuan Jadi Benteng Adat dan Generasi Muda

Sosialisasi peningkatan peran Bundo Kanduang digelar di Nagari Supayang, Kabupaten Solok, memperkuat adat, budaya dan ketahanan generasi muda.

DPRD Kabupaten Solok Resmi Bentuk Pansus Optimalisasi PAD, Hafni Hafiz Soroti Kebocoran dan Digitalisasi

DPRD Kabupaten Solok resmi membentuk Pansus Optimalisasi PAD. Hafni Hafiz mendorong penutupan kebocoran pendapatan dan penguatan digitalisasi.

APBD Kabupaten Solok 2027 Direncanakan Rp1,178 Triliun

DPRD Kabupaten Solok menggelar paripurna Nota Penjelasan Ranperda APBD 2027. Pendapatan dan belanja daerah direncanakan Rp1,178 triliun.

Roni Akhyar Sutan Batuah Pimpin IPNT 2026-2029, Wabup Candra Dorong Pemuda Mengabdi untuk Nagari

Roni Akhyar Sutan Batuah resmi memimpin IPNT periode 2026-2029. Wabup Solok H. Candra mendorong pemuda Talang mengembangkan kreativitas dan usaha produktif.

52 Sasaran Silek Tradisi Tercatat di Kabupaten Solok, Warisan Budaya yang Masih Hidup di Nagari

Kabupaten Solok memiliki sedikitnya 52 sasaran silek tradisi yang tersebar di berbagai nagari, lengkap dengan aliran, guru tuo dan falsafah masing-masing.

Kebun Durian Taruko Siap Jadi Destinasi Wisata Agro Terbaru di Kabupaten Solok

Kebun Durian Taruko di Nagari Sirukam, Kabupaten Solok, mulai dikembangkan sebagai destinasi wisata agro dengan ratusan pohon durian premium.
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img

Share with