24.3 C
Solok
Tuesday, September 22, 2026

Zulhas Prioritaskan Perbaikan 13 Ribu Dapur MBG, Daerah Stunting Didahulukan

Pemerintah memastikan penanganan terhadap sekitar 13 ribu titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak efisien akan dilakukan secara bertahap. Wilayah dengan tingkat stunting tertinggi menjadi prioritas utama dalam proses penyelesaiannya.

Jakarta, BaNagari.id | Kepastian tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Menurut Zulhas, pemerintah membagi penanganan SPPG ke dalam dua kategori. Prioritas pertama difokuskan pada daerah tertinggal dan wilayah dengan angka stunting tinggi, seperti Papua, Papua Pegunungan, serta Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Kawasan yang memiliki angka stunting tinggi akan menjadi prioritas dan ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan,” ujar Zulhas.

Sementara itu, ribuan titik SPPG lainnya yang tersebar di Sumatera, Jawa, dan sejumlah wilayah lain diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua bulan untuk dievaluasi dan ditentukan langkah penyelesaiannya.

Ia menegaskan pemerintah masih mempelajari solusi terbaik terhadap sebagian besar dapur MBG tersebut agar kebijakan yang diambil tidak mengganggu pelaksanaan program pemenuhan gizi nasional.

Selain itu, Zulhas juga mengimbau pihak-pihak yang selama ini menyuarakan persoalan tersebut agar memberikan kesempatan kepada pemerintah menyelesaikan evaluasi tanpa perlu melakukan aksi demonstrasi.

BGN Prioritaskan Operasional di Daerah Stunting
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengatakan pihaknya telah menerima data wilayah prioritas stunting dari Kementerian Kesehatan.

Berdasarkan data tersebut, dapur MBG yang telah selesai dibangun di daerah dengan tingkat stunting tinggi akan segera dioperasikan agar manfaat program dapat segera dirasakan masyarakat.

Menurutnya, sejumlah wilayah di Papua, NTT, serta beberapa daerah di Sumatera dan Jawa masuk dalam daftar prioritas percepatan operasional.

Kemenkes Serahkan Peta Wilayah Rawan Stunting
Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan Kementerian Kesehatan telah menyerahkan peta lengkap daerah rawan stunting kepada BGN, termasuk hingga tingkat kabupaten dan kota.

Ia berharap sebelum 5 Agustus 2026, SPPG yang telah siap dapat segera dibuka di wilayah-wilayah prioritas guna mempercepat penanganan stunting.

DPR Minta Audit 13 Ribu Dapur MBG
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini meminta pemerintah melakukan audit terhadap sekitar 13 ribu titik SPPG yang disebut-sebut menyebabkan pemborosan anggaran hingga Rp1 triliun per bulan.

Menurutnya, audit dan investigasi perlu dilakukan apabila ditemukan indikasi penyimpangan dalam proses pembayaran maupun pengelolaan dapur MBG. Jika terbukti melanggar ketentuan, pihak yang bertanggung jawab harus dikenai sanksi sesuai aturan yang berlaku. (***)

Catatan Redaksi

Artikel ini disusun berdasarkan informasi, data, dokumen, dan/atau keterangan dari sumber yang tersedia saat berita diterbitkan. BaNagari.id berkomitmen menyajikan informasi secara akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pembaca atau pihak terkait dapat menggunakan hak jawab dan hak koreksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hot this week

Galodo Terjang Kompleks Kantor Bupati Solok, Akses Jalan Putus Total dan Empat Warga Terluka

Galodo dan banjir bandang menerjang Arosuka, Kab. Solok (21/9). Jalan Padang-Solok putus total, 3 gedung rusak, dan 4 warga terluka akibat terseret material.

Bundo Kanduang Supayang Diperkuat, Perempuan Jadi Benteng Adat dan Generasi Muda

Sosialisasi peningkatan peran Bundo Kanduang digelar di Nagari Supayang, Kabupaten Solok, memperkuat adat, budaya dan ketahanan generasi muda.

DPRD Kabupaten Solok Resmi Bentuk Pansus Optimalisasi PAD, Hafni Hafiz Soroti Kebocoran dan Digitalisasi

DPRD Kabupaten Solok resmi membentuk Pansus Optimalisasi PAD. Hafni Hafiz mendorong penutupan kebocoran pendapatan dan penguatan digitalisasi.

APBD Kabupaten Solok 2027 Direncanakan Rp1,178 Triliun

DPRD Kabupaten Solok menggelar paripurna Nota Penjelasan Ranperda APBD 2027. Pendapatan dan belanja daerah direncanakan Rp1,178 triliun.

Roni Akhyar Sutan Batuah Pimpin IPNT 2026-2029, Wabup Candra Dorong Pemuda Mengabdi untuk Nagari

Roni Akhyar Sutan Batuah resmi memimpin IPNT periode 2026-2029. Wabup Solok H. Candra mendorong pemuda Talang mengembangkan kreativitas dan usaha produktif.

Topics

Galodo Terjang Kompleks Kantor Bupati Solok, Akses Jalan Putus Total dan Empat Warga Terluka

Galodo dan banjir bandang menerjang Arosuka, Kab. Solok (21/9). Jalan Padang-Solok putus total, 3 gedung rusak, dan 4 warga terluka akibat terseret material.

Bundo Kanduang Supayang Diperkuat, Perempuan Jadi Benteng Adat dan Generasi Muda

Sosialisasi peningkatan peran Bundo Kanduang digelar di Nagari Supayang, Kabupaten Solok, memperkuat adat, budaya dan ketahanan generasi muda.

DPRD Kabupaten Solok Resmi Bentuk Pansus Optimalisasi PAD, Hafni Hafiz Soroti Kebocoran dan Digitalisasi

DPRD Kabupaten Solok resmi membentuk Pansus Optimalisasi PAD. Hafni Hafiz mendorong penutupan kebocoran pendapatan dan penguatan digitalisasi.

APBD Kabupaten Solok 2027 Direncanakan Rp1,178 Triliun

DPRD Kabupaten Solok menggelar paripurna Nota Penjelasan Ranperda APBD 2027. Pendapatan dan belanja daerah direncanakan Rp1,178 triliun.

Roni Akhyar Sutan Batuah Pimpin IPNT 2026-2029, Wabup Candra Dorong Pemuda Mengabdi untuk Nagari

Roni Akhyar Sutan Batuah resmi memimpin IPNT periode 2026-2029. Wabup Solok H. Candra mendorong pemuda Talang mengembangkan kreativitas dan usaha produktif.

52 Sasaran Silek Tradisi Tercatat di Kabupaten Solok, Warisan Budaya yang Masih Hidup di Nagari

Kabupaten Solok memiliki sedikitnya 52 sasaran silek tradisi yang tersebar di berbagai nagari, lengkap dengan aliran, guru tuo dan falsafah masing-masing.

Kebun Durian Taruko Siap Jadi Destinasi Wisata Agro Terbaru di Kabupaten Solok

Kebun Durian Taruko di Nagari Sirukam, Kabupaten Solok, mulai dikembangkan sebagai destinasi wisata agro dengan ratusan pohon durian premium.

Tiga Bulan Digembleng, 31 Pocil Polres Solok Siap Bawa Nama Solok di Lomba se-Sumbar

Sebanyak 31 Polisi Cilik binaan Satlantas Polres Solok siap tampil dalam lomba Polisi Cilik se-Sumatera Barat pada 16 September 2026.
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img

Share with