31.4 C
Solok
Wednesday, September 23, 2026

Bupati Annisa Haru Saksikan 390 Siswa Ikuti MPLS Sekolah Rakyat Dharmasraya

Raut haru tak mampu disembunyikan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani saat menyaksikan ratusan siswa mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Dharmasraya, Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Jumat (31/7/2026).

Dharmasraya, BaNagari.id | Di hadapannya, sebanyak 390 siswa dari berbagai daerah di Sumatera Barat memulai langkah pertama mereka menempuh pendidikan berasrama secara gratis. Bagi Annisa, pemandangan tersebut bukan sekadar pembukaan tahun ajaran baru, melainkan puncak dari perjuangan panjang menghadirkan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

“Alhamdulillah, saya melihat langkah-langkah kecil anak-anak bangsa menuju masa depan yang lebih baik. Mereka kini memiliki kesempatan untuk tumbuh sejajar, cerdas bersama, dan menggapai cita-cita yang selama ini mungkin terasa jauh,” ujar Annisa.

Momen tersebut terasa semakin emosional karena hanya dua bulan sebelumnya, lokasi Sekolah Rakyat masih berupa hamparan lahan kosong. Kini kawasan itu telah berubah menjadi kompleks pendidikan modern lengkap dengan asrama dan berbagai fasilitas penunjang pembelajaran.

Annisa mengungkapkan, terwujudnya Sekolah Rakyat di Dharmasraya tidak diperoleh dengan mudah. Ia harus melalui serangkaian proses panjang, mulai dari menyusun proposal, melakukan koordinasi lintas kementerian, hingga berulang kali bertolak ke Jakarta untuk memperjuangkan agar Dharmasraya ditetapkan sebagai salah satu lokasi Program Sekolah Rakyat.

Perjuangan tersebut melibatkan koordinasi dengan Kementerian Sosial sebagai pengampu program dan Kementerian Pekerjaan Umum, mengingat lahan pembangunan sebelumnya merupakan aset Direktorat Jenderal Sumber Daya Air yang memerlukan penyelesaian administrasi lintas instansi.

Seluruh ikhtiar itu akhirnya membuahkan hasil. Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Dharmasraya berdiri dengan nilai pembangunan mencapai Rp244,32 miliar dan mulai menerima peserta didik pada tahun ajaran 2026/2027.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dan masyarakat, Annisa menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas lahirnya Program Sekolah Rakyat yang dinilainya memberikan kesempatan pendidikan yang lebih adil bagi anak-anak dari kelompok masyarakat paling rentan.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Wakil Gubernur Vasco Ruseimy, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, serta seluruh pihak yang telah mendukung percepatan pembangunan sekolah tersebut.

Pada tahun ajaran perdana, Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 menerima 390 siswa, terdiri atas 268 siswa dari Kabupaten Dharmasraya, 60 siswa dari Kabupaten Solok, 60 siswa dari Kota Padang, 1 siswa SD dari Kabupaten Padang Pariaman, dan 1 siswa SMP dari Kota Bukittinggi. Seluruh peserta didik dipilih melalui mekanisme berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) secara objektif, transparan, dan akuntabel.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyebut Sekolah Rakyat sebagai program strategis nasional yang membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak Indonesia untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Menurutnya, Sumatera Barat memiliki sejarah panjang melahirkan tokoh bangsa. Karena itu, ia optimistis Sekolah Rakyat akan menjadi tempat lahirnya generasi unggul yang kelak memberikan kontribusi besar bagi daerah dan Indonesia.

“Melalui Sekolah Rakyat ini, anak-anak Sumatera Barat bisa menjadi apa pun yang mereka cita-citakan. Saya yakin dari sekolah ini akan lahir generasi-generasi hebat yang akan mengharumkan nama Sumatera Barat dan NKRI,” ujar Mahyeldi.

Pembukaan MPLS turut dihadiri Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni, unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, pemerintah kabupaten dan kota, tokoh masyarakat, tenaga pendidik, serta orang tua siswa.

Bagi Dharmasraya, berdirinya Sekolah Rakyat bukan sekadar menghadirkan bangunan pendidikan baru. Lebih dari itu, sekolah ini menjadi simbol hadirnya harapan baru bagi ratusan anak untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang layak, berkualitas, dan setara. (Joni O)

âš 
Catatan Redaksi

Artikel ini disusun berdasarkan informasi, data, dokumen, dan/atau keterangan dari sumber yang tersedia saat berita diterbitkan. BaNagari.id berkomitmen menyajikan informasi secara akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pembaca atau pihak terkait dapat menggunakan hak jawab dan hak koreksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hot this week

Banjir Bandang Solok: Mahyeldi Fokus Keselamatan Warga dan Pemulihan

Banjir bandang menerjang Batang Barus dan Koto Gaek Guguak, Kabupaten Solok. Gubernur Sumbar Mahyeldi meminta keselamatan warga dan percepatan pemulihan menjadi prioritas penanganan.

Galodo Terjang Kompleks Kantor Bupati Solok, Akses Jalan Putus Total dan Empat Warga Terluka

Galodo dan banjir bandang menerjang Arosuka, Kab. Solok (21/9). Jalan Padang-Solok putus total, 3 gedung rusak, dan 4 warga terluka akibat terseret material.

Bundo Kanduang Supayang Diperkuat, Perempuan Jadi Benteng Adat dan Generasi Muda

Sosialisasi peningkatan peran Bundo Kanduang digelar di Nagari Supayang, Kabupaten Solok, memperkuat adat, budaya dan ketahanan generasi muda.

DPRD Kabupaten Solok Resmi Bentuk Pansus Optimalisasi PAD, Hafni Hafiz Soroti Kebocoran dan Digitalisasi

DPRD Kabupaten Solok resmi membentuk Pansus Optimalisasi PAD. Hafni Hafiz mendorong penutupan kebocoran pendapatan dan penguatan digitalisasi.

APBD Kabupaten Solok 2027 Direncanakan Rp1,178 Triliun

DPRD Kabupaten Solok menggelar paripurna Nota Penjelasan Ranperda APBD 2027. Pendapatan dan belanja daerah direncanakan Rp1,178 triliun.

Topics

Banjir Bandang Solok: Mahyeldi Fokus Keselamatan Warga dan Pemulihan

Banjir bandang menerjang Batang Barus dan Koto Gaek Guguak, Kabupaten Solok. Gubernur Sumbar Mahyeldi meminta keselamatan warga dan percepatan pemulihan menjadi prioritas penanganan.

Galodo Terjang Kompleks Kantor Bupati Solok, Akses Jalan Putus Total dan Empat Warga Terluka

Galodo dan banjir bandang menerjang Arosuka, Kab. Solok (21/9). Jalan Padang-Solok putus total, 3 gedung rusak, dan 4 warga terluka akibat terseret material.

Bundo Kanduang Supayang Diperkuat, Perempuan Jadi Benteng Adat dan Generasi Muda

Sosialisasi peningkatan peran Bundo Kanduang digelar di Nagari Supayang, Kabupaten Solok, memperkuat adat, budaya dan ketahanan generasi muda.

DPRD Kabupaten Solok Resmi Bentuk Pansus Optimalisasi PAD, Hafni Hafiz Soroti Kebocoran dan Digitalisasi

DPRD Kabupaten Solok resmi membentuk Pansus Optimalisasi PAD. Hafni Hafiz mendorong penutupan kebocoran pendapatan dan penguatan digitalisasi.

APBD Kabupaten Solok 2027 Direncanakan Rp1,178 Triliun

DPRD Kabupaten Solok menggelar paripurna Nota Penjelasan Ranperda APBD 2027. Pendapatan dan belanja daerah direncanakan Rp1,178 triliun.

Roni Akhyar Sutan Batuah Pimpin IPNT 2026-2029, Wabup Candra Dorong Pemuda Mengabdi untuk Nagari

Roni Akhyar Sutan Batuah resmi memimpin IPNT periode 2026-2029. Wabup Solok H. Candra mendorong pemuda Talang mengembangkan kreativitas dan usaha produktif.

52 Sasaran Silek Tradisi Tercatat di Kabupaten Solok, Warisan Budaya yang Masih Hidup di Nagari

Kabupaten Solok memiliki sedikitnya 52 sasaran silek tradisi yang tersebar di berbagai nagari, lengkap dengan aliran, guru tuo dan falsafah masing-masing.

Kebun Durian Taruko Siap Jadi Destinasi Wisata Agro Terbaru di Kabupaten Solok

Kebun Durian Taruko di Nagari Sirukam, Kabupaten Solok, mulai dikembangkan sebagai destinasi wisata agro dengan ratusan pohon durian premium.
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img

Share with