Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang paling efektif untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Dharmasraya, BaNagari.id | Hal itu disampaikan Mahyeldi saat membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Dharmasraya, Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Jumat (31/07/2026).
Menurutnya, Program Sekolah Rakyat yang diselenggarakan pemerintah menjadi langkah strategis dalam menyediakan pendidikan berasrama secara gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Ia menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga menjadi sarana paling efektif untuk mengubah masa depan keluarga dan memutus siklus kemiskinan.
Selain itu, Mahyeldi mengingatkan seluruh sekolah agar menjadikan masa pengenalan lingkungan sekolah sebagai proses pembentukan karakter, disiplin, dan kepercayaan diri peserta didik, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Ia juga meminta seluruh sekolah memastikan pelaksanaan MPLS berlangsung secara edukatif, kreatif, menyenangkan, serta bebas dari segala bentuk perpeloncoan, intimidasi, maupun kekerasan.
“Sekolah harus menjadi lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak sehingga peserta didik dapat belajar dan berkembang secara optimal,” ujar Mahyeldi.
Pemerintah berharap Program Sekolah Rakyat dapat memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat kurang mampu serta melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan pembangunan nasional di masa depan. (Joni O)


