28 C
Solok
Wednesday, September 23, 2026

Serapan Belanja Modal Disorot, DPRD Kabupaten Solok Minta Evaluasi Tiga OPD

DPRD Kabupaten Solok menyoroti rendahnya realisasi belanja modal pada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) hingga semester pertama Tahun Anggaran 2026.

Arosuka, BaNagari.id | Dalam laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Solok, terdapat tiga OPD yang menjadi perhatian karena mendapat alokasi anggaran cukup besar dari pengembalian dana transfer pemerintah pusat, namun realisasi belanja modalnya dinilai masih sangat rendah.

Ketiga OPD tersebut yakni Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Pertanian, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Solok.

Sorotan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Solok terkait pengesahan Perubahan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2026 di Arosuka, Kamis (13/8/2026).

Dua OPD Tercatat 0 Persen, PUPR Sekitar 3 Persen
Juru Bicara Banggar DPRD Kabupaten Solok, Deni Eka Surya, menyampaikan bahwa berdasarkan evaluasi terhadap laporan keuangan semester pertama 2026, realisasi belanja modal pada tiga OPD tersebut menjadi perhatian DPRD.

Untuk Dinas Perumahan dan Permukiman serta Dinas Pertanian, realisasi belanja modal disebut masih berada pada angka 0 persen.

Sementara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) baru merealisasikan sekitar 3 persen dari total alokasi belanja modal.

Kondisi tersebut menjadi perhatian DPRD mengingat pelaksanaan Tahun Anggaran 2026 telah memasuki semester kedua.

Banggar menilai rendahnya serapan tersebut perlu segera dievaluasi agar pelaksanaan kegiatan, khususnya program fisik dan belanja modal, tidak menumpuk menjelang akhir tahun anggaran.

DPRD Kabupaten Solok menyoroti rendahnya serapan belanja modal tiga OPD
Juru Bicara Banggar DPRD Kabupaten Solok, Deni Eka Surya (Dok. BaNagari.id)

DPRD Minta Evaluasi Mingguan
Atas kondisi tersebut, Banggar DPRD Kabupaten Solok merekomendasikan kepada Bupati Solok agar melakukan evaluasi mingguan secara ketat terhadap tiga OPD yang menjadi sorotan.

Evaluasi tersebut diharapkan dapat mengidentifikasi kendala yang menyebabkan rendahnya realisasi belanja modal sekaligus memastikan program yang telah dianggarkan dapat dilaksanakan sesuai target.

“Kami meminta kepada pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi mingguan, terutama kepada tiga SKPD tersebut, agar belanja modal dapat terealisasi semuanya,” tegas Deni Eka Surya dalam rapat paripurna.

DPRD berharap percepatan pelaksanaan kegiatan dapat dilakukan tanpa mengabaikan aspek perencanaan, kualitas pekerjaan maupun ketentuan dalam pengelolaan keuangan daerah.

Anggaran Besar, Waktu Pelaksanaan Terbatas
Rendahnya realisasi belanja modal menjadi semakin penting untuk diperhatikan karena tiga OPD tersebut termasuk perangkat daerah yang memperoleh alokasi cukup besar dari pengembalian dana transfer ke daerah.

Dengan waktu pelaksanaan APBD 2026 yang semakin terbatas, Pemerintah Kabupaten Solok dituntut memastikan setiap program yang telah memperoleh alokasi anggaran dapat segera masuk ke tahap pelaksanaan.

Kondisi ini juga menjadi ujian bagi masing-masing OPD dalam menerjemahkan alokasi anggaran menjadi kegiatan yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Terlebih, belanja modal umumnya berkaitan dengan pembangunan maupun pengadaan aset yang memiliki dampak langsung terhadap pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir, S.Farm., Apt., dihadiri Bupati Solok Dr. H. C. Jon Firman Pandu, S.H., jajaran Forkopimda serta kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok.

Dengan disepakatinya Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026, DPRD berharap seluruh rekomendasi Banggar, termasuk percepatan realisasi belanja modal pada tiga OPD tersebut, segera ditindaklanjuti Pemerintah Kabupaten Solok. (Jo)

Catatan Redaksi

Artikel ini disusun berdasarkan informasi, data, dokumen, dan/atau keterangan dari sumber yang tersedia saat berita diterbitkan. BaNagari.id berkomitmen menyajikan informasi secara akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pembaca atau pihak terkait dapat menggunakan hak jawab dan hak koreksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hot this week

Banjir Bandang Solok: Mahyeldi Fokus Keselamatan Warga dan Pemulihan

Banjir bandang menerjang Batang Barus dan Koto Gaek Guguak, Kabupaten Solok. Gubernur Sumbar Mahyeldi meminta keselamatan warga dan percepatan pemulihan menjadi prioritas penanganan.

Galodo Terjang Kompleks Kantor Bupati Solok, Akses Jalan Putus Total dan Empat Warga Terluka

Galodo dan banjir bandang menerjang Arosuka, Kab. Solok (21/9). Jalan Padang-Solok putus total, 3 gedung rusak, dan 4 warga terluka akibat terseret material.

Bundo Kanduang Supayang Diperkuat, Perempuan Jadi Benteng Adat dan Generasi Muda

Sosialisasi peningkatan peran Bundo Kanduang digelar di Nagari Supayang, Kabupaten Solok, memperkuat adat, budaya dan ketahanan generasi muda.

DPRD Kabupaten Solok Resmi Bentuk Pansus Optimalisasi PAD, Hafni Hafiz Soroti Kebocoran dan Digitalisasi

DPRD Kabupaten Solok resmi membentuk Pansus Optimalisasi PAD. Hafni Hafiz mendorong penutupan kebocoran pendapatan dan penguatan digitalisasi.

APBD Kabupaten Solok 2027 Direncanakan Rp1,178 Triliun

DPRD Kabupaten Solok menggelar paripurna Nota Penjelasan Ranperda APBD 2027. Pendapatan dan belanja daerah direncanakan Rp1,178 triliun.

Topics

Banjir Bandang Solok: Mahyeldi Fokus Keselamatan Warga dan Pemulihan

Banjir bandang menerjang Batang Barus dan Koto Gaek Guguak, Kabupaten Solok. Gubernur Sumbar Mahyeldi meminta keselamatan warga dan percepatan pemulihan menjadi prioritas penanganan.

Galodo Terjang Kompleks Kantor Bupati Solok, Akses Jalan Putus Total dan Empat Warga Terluka

Galodo dan banjir bandang menerjang Arosuka, Kab. Solok (21/9). Jalan Padang-Solok putus total, 3 gedung rusak, dan 4 warga terluka akibat terseret material.

Bundo Kanduang Supayang Diperkuat, Perempuan Jadi Benteng Adat dan Generasi Muda

Sosialisasi peningkatan peran Bundo Kanduang digelar di Nagari Supayang, Kabupaten Solok, memperkuat adat, budaya dan ketahanan generasi muda.

DPRD Kabupaten Solok Resmi Bentuk Pansus Optimalisasi PAD, Hafni Hafiz Soroti Kebocoran dan Digitalisasi

DPRD Kabupaten Solok resmi membentuk Pansus Optimalisasi PAD. Hafni Hafiz mendorong penutupan kebocoran pendapatan dan penguatan digitalisasi.

APBD Kabupaten Solok 2027 Direncanakan Rp1,178 Triliun

DPRD Kabupaten Solok menggelar paripurna Nota Penjelasan Ranperda APBD 2027. Pendapatan dan belanja daerah direncanakan Rp1,178 triliun.

Roni Akhyar Sutan Batuah Pimpin IPNT 2026-2029, Wabup Candra Dorong Pemuda Mengabdi untuk Nagari

Roni Akhyar Sutan Batuah resmi memimpin IPNT periode 2026-2029. Wabup Solok H. Candra mendorong pemuda Talang mengembangkan kreativitas dan usaha produktif.

52 Sasaran Silek Tradisi Tercatat di Kabupaten Solok, Warisan Budaya yang Masih Hidup di Nagari

Kabupaten Solok memiliki sedikitnya 52 sasaran silek tradisi yang tersebar di berbagai nagari, lengkap dengan aliran, guru tuo dan falsafah masing-masing.

Kebun Durian Taruko Siap Jadi Destinasi Wisata Agro Terbaru di Kabupaten Solok

Kebun Durian Taruko di Nagari Sirukam, Kabupaten Solok, mulai dikembangkan sebagai destinasi wisata agro dengan ratusan pohon durian premium.
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img

Share with